Demo "Menuju Indonesia Bangkrut" Warnai Jakarta, Mahasiswa Soroti BBM hingga Program Pemerintah

Bagikan
14 Juni 2026 | Author :
Foto: Mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi menggelar aksi demonstrasi bertajuk "Menuju Indonesia Bangkrut" di Jakarta, 12 Juni 2026. (Hukumonline)
Ribuan mahasiswa menggelar aksi "Menuju Indonesia Bangkrut" di Jakarta. Mereka menyoroti kenaikan BBM, harga kebutuhan pokok, program pemerintah, dan kondisi demokrasi.
JAKARTA – Ribuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi menggelar aksi demonstrasi bertajuk **"Menuju Indonesia Bangkrut"** di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, Jumat (12/6/2026). Aksi tersebut menjadi bentuk protes terhadap sejumlah kebijakan pemerintah yang dinilai semakin membebani kondisi ekonomi masyarakat.

Massa aksi yang didominasi mahasiswa dari berbagai kampus di Jabodetabek membawa spanduk dan poster berisi kritik terhadap pemerintah. Mereka menyoroti kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), meningkatnya harga kebutuhan pokok, hingga penggunaan anggaran negara untuk sejumlah program prioritas pemerintah.

Dalam demonstrasi tersebut, mahasiswa mengusung slogan "Menuju Indonesia Bangkrut" sebagai bentuk kekhawatiran terhadap kondisi fiskal negara. Menurut para peserta aksi, sejumlah kebijakan pemerintah dinilai berpotensi memberikan tekanan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) apabila tidak dikelola secara efektif dan transparan.

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), Yatalathof Ma'shum Imawan, menyebut aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap arah kebijakan nasional. Ia menegaskan mahasiswa tidak menginginkan Indonesia benar-benar mengalami krisis, namun ingin mengingatkan pemerintah agar lebih memperhatikan kondisi ekonomi dan demokrasi di Tanah Air.

Dalam aksinya, mahasiswa menyampaikan lima tuntutan utama kepada pemerintah. Pertama, menghentikan pemborosan APBN. Kedua, menurunkan harga kebutuhan pokok dan BBM yang dinilai memberatkan masyarakat. Ketiga, mengevaluasi program-program yang dianggap membebani keuangan negara. Keempat, menghentikan perluasan peran militer di ranah sipil. Kelima, meminta pemerintah lebih terbuka terhadap kritik publik dan melakukan evaluasi terhadap kebijakan yang dinilai bermasalah.

Salah satu isu yang menjadi sorotan dalam demonstrasi tersebut adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan program koperasi desa yang menjadi agenda unggulan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Mahasiswa menilai program-program tersebut perlu dievaluasi agar pelaksanaannya tidak membebani keuangan negara dan tetap tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan.

Selain isu ekonomi, mahasiswa juga menyampaikan kekhawatiran terhadap meningkatnya keterlibatan aparat militer dalam urusan sipil. Menurut mereka, prinsip supremasi sipil dan demokrasi harus tetap dijaga sebagai bagian dari reformasi yang telah berjalan selama lebih dari dua dekade.

Aksi demonstrasi berlangsung di bawah pengamanan ketat aparat kepolisian dan personel keamanan lainnya. Sejumlah mahasiswa sempat mengalami hambatan saat menuju lokasi aksi karena adanya blokade di beberapa titik jalan menuju Bundaran HI. Ketegangan juga sempat terjadi ketika sebagian peserta aksi berusaha menerobos barikade aparat yang dipasang di sekitar lokasi demonstrasi.

Menanggapi aksi tersebut, pemerintah melalui Kantor Komunikasi Kepresidenan menyatakan menghormati kebebasan berpendapat yang dijamin dalam sistem demokrasi. Pemerintah menegaskan akan terus mendengarkan aspirasi masyarakat serta melakukan evaluasi terhadap berbagai program yang sedang berjalan.

Meski berlangsung dengan sejumlah ketegangan, aksi "Menuju Indonesia Bangkrut" berakhir pada malam hari dengan tertib. Demonstrasi ini menjadi salah satu gerakan mahasiswa terbesar pada 2026 dan menunjukkan masih kuatnya peran mahasiswa sebagai kelompok kritis yang mengawasi jalannya pemerintahan dan kebijakan publik di Indonesia.
Baca Juga
• Hamas Puji Paus Fransiskus, Mahmud Abbas Sebut Sahabat Setia Palestina
• Dugaan Riset Palsu Peneliti Indonesia di Denmark Jadi Sorotan, Kredibilitas Ilmiah Dipertanyakan
• Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Apa yang Sedang Terjadi?
• Fenomena Ekuinoks 20 Maret 2026 Jadi Sorotan, Siang dan Malam Hampir Sama Panjang
• Dari Madinah ke Tanah Suci: Sejarah Ramadan yang Mengubah Ibadah Umat Islam
#IndonesiaBangkrut #DemoMahasiswa #BEMUI #PrabowoSubianto #KenaikanBBM #APBN #PolitikIndonesia #Beri
Ide Times adalah Portal Media Online yang menyajikan Berita Terkini dan Terbaru seputar Informasi, News Update, Politik, Ekonomi, Humaniora dan Gaya Hidup.