Foto: Layar pergerakan IHSG di Bursa Efek Indonesia. (Foto: ANTARA FOTO/Putra M. Akbar)
IHSG anjlok 2,59% ke level 5.936,14 pada perdagangan 12 Oktober 2026. Sejumlah saham konglomerat melemah tajam di tengah tekanan pasar.
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tajam pada perdagangan Senin (12/10/2026). IHSG turun 157,61 poin atau 2,59% ke level 5.936,14 di tengah meningkatnya ketidakpastian pasar dan kekhawatiran investor terhadap sejumlah sentimen negatif.
Dikutip dari detikFinance, IHSG sempat menyentuh level tertinggi 6.128,72 pada perdagangan pagi sebelum berbalik melemah hingga menyentuh level terendah 5.917,39.
Tekanan jual terlihat dari dominasi saham yang berakhir di zona merah. Sebanyak 602 saham melemah, sedangkan 114 saham menguat dan 77 saham lainnya stagnan.
Sejumlah saham perusahaan besar turut terkoreksi tajam. Saham PT Petrosea Tbk (PTRO) turun 14,95% ke Rp 4.040 per saham, sedangkan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) melemah 14,94% ke Rp 655 per saham. Saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) juga turun 14,60% ke Rp 965 per saham.
Pelemahan IHSG terjadi ketika investor mencermati sejumlah risiko global, termasuk ketegangan geopolitik di Timur Tengah, pergerakan harga minyak, dan ketidakpastian arah kebijakan suku bunga Amerika Serikat.
Selain itu, pasar turut diwarnai kabar mengenai rencana pengumuman hasil investigasi dugaan manipulasi harga sejumlah saham oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Namun, kabar tersebut perlu dibedakan dari hasil investigasi resmi yang telah diumumkan.
Investor kini menghadapi kombinasi tekanan eksternal dan sentimen domestik yang dapat meningkatkan volatilitas pasar saham.
Ide Times adalah Portal Media Online yang menyajikan Berita Terkini dan Terbaru seputar Informasi, News Update, Politik, Ekonomi, Humaniora dan Gaya Hidup.