Seorang Pemuda Tewas Ditabrak Akibat Balap Liar di Semarang

Bagikan
06 April 2025 | Author : Redaksi
Foto: inilahjateng
Akibat insiden itu satu orang dinyatakan tewas dan satu orang berinisial T masih dirawat di Rumah Sakit dengan luka cukup parah.
Seorang pria kehilangan nyawanya setelah terlibat kecelakaan di persimpangan Jalan Soekarno Hatta menuju Tlogosari Semarang, pada Jumat (28/3/2025). Insiden ini terjadi sebagai akibat dari balapan liar di area tersebut.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, identitas pria yang meninggal adalah Riko, yang dikenal sebagai joki dalam balapan liar.

Kejadian ini sempat menjadi perbincangan di media sosial, dengan laporan mengenai korban lain berinisial T yang mendapatkan luka cukup serius, disebabkan oleh tabrakan dengan Riko saat ia sedang balapan liar.

Setelah insiden tabrakan itu, kedua korban kemudian tertabrak oleh sebuah kendaraan yang segera melarikan diri.

Kanitgakum Satlantas Polrestabes Semarang, Iptu Julius Marlon, mengonfirmasi bahwa insiden kecelakaan ini memang terjadi.

Dia menyebut, akibat insiden itu satu orang dinyatakan tewas dan satu orang berinisial T masih dirawat di Rumah Sakit dengan luka cukup parah.

"Pertama ada joki (Riko pengendara balap liar) itu menabrak motor saat menyebrang di persimpangan (pengendara T). Kemudian, ditabrak mobil, mobil itu lari," katanya Sabtu (5/4/2025).

Akibat insiden tersebut, lanjutnya, saat ini polisi sudah melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus tersebut.
Baca Juga
• Terobsesi Game Online, 2 Mahasiswa dan 1 Siswa SMA Sidoarjo Teror Warga Naik Pajero
• Video Syur Beredar, Remaja di Bandung Laporkan Mantan Pacarnya ke Polisi
• Pegi Resmi Dibebaskan, Bareskrim Bakal Awasi Polda Jabar
• Persib Juara Liga 1, Rombongan Suporter Sempat Akan Diserang di Jateng
• Dibungkus Kemasan Teh, Satgas Gabungan Gagalkan Penyelundupan Sabu Dari Malaysia
#Pemuda #Tewas #BalapLiar #Semarang #regional #jateng
Ide Times adalah Portal Media Online yang menyajikan Berita Terkini dan Terbaru seputar Informasi, News Update, Politik, Ekonomi, Humaniora dan Gaya Hidup.