Bill Gates: AI Bisa Menyebabkan Satu Miliar Kematian jika Disalahgunakan

Bagikan
26 September 2026 | Author :
Foto: Bill Gates saat wawancara membahas AI (Netflix/NBC News)
Bill Gates memperingatkan AI cukup kuat untuk memicu peristiwa yang menyebabkan satu miliar kematian jika disalahgunakan, dan mendesak regulasi ketat dari pemerintah AS.
Pendiri Microsoft, Bill Gates, melontarkan peringatan tegas soal bahaya kecerdasan buatan (AI) jika jatuh ke tangan yang salah. Dalam wawancara dengan program Meet the Press di NBC News yang tayang Jumat (26/9/2026), Gates menyebut AI memiliki kekuatan yang cukup besar untuk memicu rangkaian peristiwa yang dapat menyebabkan kematian hingga satu miliar orang apabila digunakan oleh pihak dengan niat jahat.

Gates menegaskan bahwa ancaman tersebut bukan datang dari AI yang bertindak sendiri melawan manusia, melainkan dari individu atau kelompok yang memanfaatkan teknologi ini sebagai alat untuk tujuan destruktif—mulai dari pengembangan senjata biologis, serangan siber terhadap infrastruktur vital seperti jaringan listrik, hingga penyebaran disinformasi massal yang berpotensi memicu konflik global. Ia menyebut belum pernah ada senjata sekuat kombinasi antara niat jahat manusia dan kemampuan AI generasi terbaru, meski mengakui sulit untuk mencapai skenario yang memusnahkan seluruh umat manusia.

Menurut miliarder berusia 70 tahun itu, pemerintah tidak boleh sepenuhnya bergantung pada perusahaan teknologi untuk mengawasi diri mereka sendiri dalam mengembangkan AI. Ia mendesak Washington segera mengesahkan undang-undang yang secara khusus mengatur pengembangan dan penggunaan teknologi tersebut.

Peringatan Gates ini muncul di tengah perdebatan yang kembali menghangat soal keamanan AI, menyusul serangkaian insiden keamanan siber belakangan ini yang menimbulkan keraguan terhadap kemampuan laboratorium AI terkemuka—termasuk OpenAI dan Anthropic—dalam mengendalikan model buatan mereka sepenuhnya. Sebelumnya, CEO OpenAI Sam Altman dan CEO Anthropic Dario Amodei juga telah menyerukan perlunya kerangka regulasi yang lebih ketat dari pemerintah terkait pengembangan AI.

Meski menyampaikan kekhawatiran yang tergolong ekstrem, Gates menegaskan dirinya tidak sepenuhnya menentang perkembangan AI. Dalam esai sepanjang sekitar 6.000 kata yang ia terbitkan sebulan sebelumnya, Gates menyebut AI berpotensi menjadi "pemerataan terbesar" dalam sejarah manusia, atau sebaliknya, menjadi sumber ketidakadilan terburuk—tergantung bagaimana teknologi ini dikelola dan diatur ke depan.
Baca Juga
• Indonesia-China Tingkatkan Kerja Sama Pengembangan SDM Bidang Kelautan Perikanan
• Saham Teknologi Melonjak, Chip AI Jadi Motor Penguatan Wall Street 2026
• AiMOGA Perkenalkan Robot Keamanan dan Robot Perawat untuk Pertama Kalinya di Eropa
• Indonesia Dinilai Punya Peluang Besar di Rantai Pasok AI Global, Dari Timah hingga Talenta Digital
• Bill Gates: AI Bisa Menyebabkan Satu Miliar Kematian jika Disalahgunakan
#BillGates #KecerdasanBuatan #RegulasiAI #Microsoft #AIRisk #TeknologiAI #OpenAI #BeritaTeknologi
Ide Times adalah Portal Media Online yang menyajikan Berita Terkini dan Terbaru seputar Informasi, News Update, Politik, Ekonomi, Humaniora dan Gaya Hidup.