Update Terbaru - Berita Populer - Kategori

Ikut Petunjuk Google Maps, Mobil BMW Terjun Bebas

Bagikan
09 April 2025 | Author : Redaksi
Foto: istock
, pihak Google belum memberikan pernyataan resmi mengenai insiden di Gresik. Namun, dalam kasus serupa yang terjadi di India dan AS, Google menyatakan akan melakukan kerja sama dengan pihak berwenang setempat untuk memperbaiki sistem pemetaan mereka.
Mobil mewah BMW P 805 jatuh dari tepi jalan tol yang belum terhubung di Gresik, Jawa Timur, pada Sabtu (5/4) sekitar pukul 22.00 WIB. Peristiwa ini terekam dalam video dan menjadi viral di platform media sosial. Penyebab utama insiden ini diduga adalah petunjuk arah dari aplikasi Google Maps yang menyesatkan sang pengemudi.

Kasat Lantas Polres Gresik AKP Rizki Julianda menjelaskan bahwa sopir BMW yang bernama Moch Rudie Heru Komandono (62) sedang bepergian dari Krian ke Bunder (dari selatan ke utara) dan mengikuti arahan dari Google Maps yang secara keliru mengarahkan kendaraan ke tol yang belum terhubung. Di lokasi tersebut terdapat penghalang, tetapi di sana ada satu celah yang bisa dilewati oleh satu mobil. Heru memutuskan untuk melintasi dan mobilnya melaju tanpa rintangan hingga meluncur sejauh 12 meter ke jalan di bawah.

"Meskipun terdapat pembatas, pengemudi menerobos karena ada celah yang cukup untuk satu kendaraan," ungkap Rizki. Untungnya, lokasi di bawah tol saat itu kosong dan tidak ada yang mengalami luka berat. Heru dan penumpangnya, Endang Sri Wahyuni (48), hanya mengalami cedera ringan.

Kejadian ini menambah daftar panjang insiden kecelakaan yang terjadi akibat kesalahan navigasi dari aplikasi seperti Google Maps. Pada November 2024, tiga pria di Bareilly, India, kehilangan nyawa setelah kendaraan mereka jatuh dari jembatan yang belum selesai dibangun saat mengikuti petunjuk dari Google Maps. Di Amerika Serikat, seorang pria bernama Philip Paxson juga meninggal ketika mobilnya terjatuh ke sungai karena diarahkan melewati jembatan yang telah runtuh sejak sembilan tahun lalu.

Di Indonesia, meskipun belum ada tuntutan hukum terkait, peristiwa di Gresik menunjukkan pentingnya perbaikan dalam sistem navigasi digital dan perlunya kesadaran pengguna untuk tidak sepenuhnya bergantung pada teknologi.

Hingga kini, pihak Google belum memberikan pernyataan resmi mengenai insiden di Gresik. Namun, dalam kasus serupa yang terjadi di India dan AS, Google menyatakan akan melakukan kerja sama dengan pihak berwenang setempat untuk memperbaiki sistem pemetaan mereka.

Pakar keamanan digital pun mengingatkan, pengguna sebaiknya selalu memverifikasi rute, terutama ketika melewati jalan-jalan baru atau belum dikenal. Di sisi lain, pemerintah dan pengelola jalan tol juga diminta menutup akses jalan yang belum resmi dibuka secara total untuk mencegah pengemudi masuk secara tidak sengaja.

Dengan semakin bergantungnya masyarakat pada teknologi navigasi, kombinasi antara akurasi data, pengawasan infrastruktur jalan, dan edukasi pengguna menjadi kunci untuk mencegah kejadian serupa terulang di masa depan.
Baca Juga
• Deretan Mobil Model Elektrik yang Akan Meluncur di GIIAS 2024
• Penjualan Mobil Bekas di Indonesia Meningkat, Tembus 180 Persen Dalam Beberapa Dekade
• Wajib Ganti Oli Rutin, Pastikan Mesin Motor Matic Bekerja Lebih Halus
• Masalah Serius Pada Steering Gearbox dan Fuel Pump, Honda Tarik Ribuan Mobil di Indonesia
• Produsen Mobil China Bakal Untung Besar dari Tarif Otomotif Trump
#Petunjuk #Google #Maps #Mobil #BMW #otomotif
BERITA LAINNYA
Teknologi Launching di Indonesia, Ini Keunggulan Samsung Galaxy Z Flip6
Politik Soal Evakuasi 1.000 Warga Gaza, Prabowo: Sebatas Wacana dan Harus di Konsultasikan
Politik Megawati Singgung Program MBG, NasDem-Demokrat Kompak Membela
Kriminal Kembali Ditangkap, Ronald Tannur Sempat Kaget Di Jemput Paksa Di Rumahnya
Infotainment Haru! Ini Perjuangan Enzy Storia Agar Hamil
Ide Times adalah Portal Media Online yang menyajikan Berita Terkini dan Terbaru seputar Informasi, News Update, Politik, Ekonomi, Humaniora dan Gaya Hidup.