Megawati Bantah Musuh dengan Prabowo, Sebut Hubungan Tetap Baik

Bagikan
20 Juni 2026 | Author :
Foto: Megawati Soekarnoputri menyampaikan pidato usai meresmikan renovasi Istana Gebang di Blitar. Sumber foto: ANTARA/HO-PDIP
Megawati Soekarnoputri menegaskan dirinya bukan musuh Prabowo Subianto. Pernyataan tersebut menjadi sorotan di tengah dinamika hubungan PDIP dan pemerintahan.
JAKARTA – Ketua Umum Megawati Soekarnoputri menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki permusuhan dengan Presiden RI Prabowo Subianto. Pernyataan tersebut disampaikan di tengah berbagai spekulasi mengenai hubungan antara PDI Perjuangan dan pemerintahan saat ini.

Megawati menepis anggapan bahwa perbedaan sikap politik antara partainya dan pemerintah mencerminkan hubungan pribadi yang tidak harmonis dengan Prabowo. Menurutnya, hubungan persahabatan yang telah terjalin selama bertahun-tahun tetap berjalan baik meskipun keduanya berada dalam posisi politik yang berbeda.

“Saya bukan musuh dia, itu teman saya,” kata Megawati saat menghadiri peresmian renovasi Istana Gebang dan Patung Bung Karno di Blitar, Jawa Timur.

Pernyataan tersebut langsung menjadi sorotan publik dan memicu berbagai tanggapan dari kalangan pengamat politik. Banyak pihak menilai ucapan Megawati menjadi sinyal bahwa komunikasi antara elite politik nasional masih terjalin dengan baik meskipun terdapat dinamika politik yang berkembang.

Megawati juga mengingatkan bahwa perbedaan pandangan dalam politik merupakan hal yang wajar dalam sistem demokrasi. Kritik yang disampaikan partai politik terhadap pemerintah, menurutnya, tidak boleh diartikan sebagai bentuk permusuhan pribadi.

Dalam beberapa kesempatan sebelumnya, hubungan Megawati dan Prabowo memang kerap menjadi perhatian publik. Keduanya terlihat hadir bersama dalam sejumlah agenda kenegaraan, termasuk peringatan Hari Lahir Pancasila pada awal Juni lalu. Kehadiran mereka dalam satu forum dinilai menunjukkan komunikasi politik yang tetap terbuka.

Pengamat menilai pernyataan Megawati dapat meredam berbagai spekulasi mengenai hubungan antara PDI Perjuangan dan pemerintahan Presiden Prabowo. Meski hingga kini PDIP masih berada di luar koalisi pemerintahan, komunikasi antartokoh nasional dinilai tetap penting untuk menjaga stabilitas politik nasional.

Di tengah berbagai isu politik yang berkembang menjelang pembahasan sejumlah agenda strategis nasional, pernyataan Megawati tersebut sekaligus menegaskan bahwa perbedaan sikap politik tidak selalu berujung pada konflik personal. Hubungan antarelite tetap dapat terjaga dalam koridor demokrasi dan kepentingan bangsa.
Baca Juga
• Masih Tak Terima Hasil Pengumuman KPU, PDIP Minta MPR Tunda Pelantikan Prabowo-Gibran
• Golkar Tegaskan KIM Plus akan Taat dengan Putusan MK
• Enggan Tanggapi Sengketa Pilkada, Khofifah: Urusan Kuasa Hukum
• Hasil Pemilu Sudah diumumkan KPU, Anies Baswedan–Cak Imin Utus Tim Hukum Maju ke MK
• Pakar Ungkap Revisi UU TNI Diharap Fokus Modernisasi Alutsista
#Megawati #PrabowoSubianto #PDIP #PolitikIndonesia #BeritaPolitik #PemerintahanPrabowo #Nasional #Tr
Ide Times adalah Portal Media Online yang menyajikan Berita Terkini dan Terbaru seputar Informasi, News Update, Politik, Ekonomi, Humaniora dan Gaya Hidup.