Update Terbaru - Berita Populer - Kategori

Meta Munculkan Iklan Promosi Pemukiman Israel di Tepi Barat

Bagikan
05 April 2025 | Author : Redaksi
Foto: AFP
Salah satu pengiklan paling menonjol adalah sebuah halaman Facebook bernama Ramat Aderet, yang mempromosikan apartemen mewah yang dilengkapi dengan fasilitas seperti sauna, jacuzzi, dan pasokan air dingin.
Meta telah menghasilkan keuntungan dari lebih dari 100 iklan yang mengiklankan pemukiman ilegal Israel dan kegiatan pemukim kanan di Tepi Barat yang dijajah. Ini terungkap dalam sebuah penyelidikan yang dilakukan oleh Al Jazeera minggu ini.

Iklan-iklan ini mencakup daftar pengembangan properti di permukiman seperti Ariel, yang berlokasi 20 km di sebelah timur Garis Hijau, serta ajakan untuk menghancurkan rumah, sekolah, dan taman bermain milik warga Palestina. Beberapa dari iklan ini juga meminta donasi untuk unit militer Israel yang aktif di Gaza.

Salah satu pengiklan paling menonjol adalah sebuah halaman Facebook bernama Ramat Aderet, yang mempromosikan apartemen mewah yang dilengkapi dengan fasilitas seperti sauna, jacuzzi, dan pasokan air dingin. Perusahaan yang diperkirakan memiliki nilai $300 juta menurut perusahaan analisis finansial PitchBook ini telah mendapatkan dukungan dana dari First International Bank of Israel. Sebanyak 48 iklan lainnya dipasang oleh Gabai Real Estate, yang menawarkan rumah di pemukiman Tepi Barat Ma'ale Adumim dan Efrat.

Setidaknya 52 iklan tersebut dipasangi oleh perusahaan real estate Israel yang menargetkan pembeli di Israel, Inggris, dan Amerika Serikat. Banyak di antaranya masih aktif di Facebook setelah dipublikasikan pada Maret 2024, menurut laporan Al Jazeera.

Meta membela kebijakan iklannya, dengan menyatakan: “Kami memiliki proses dan tim yang kuat untuk meninjau iklan. Sistem peninjauan iklan kami dirancang untuk meninjau iklan sebelum ditayangkan. Sistem ini terutama mengandalkan teknologi otomatis untuk menerapkan standar periklanan pada jutaan iklan yang ditayangkan di aplikasi kami, sambil mengandalkan tim kami untuk membangun dan melatih sistem ini dan, dalam beberapa kasus, meninjau iklan secara manual.”

Berdasarkan hukum internasional, semua pemukiman Israel di Tepi Barat adalah ilegal. Para ahli hukum berpendapat bahwa dengan tidak menghapus dan mengambil keuntungan dari iklan-iklan ini, Meta “menjadi terlibat dalam aktivitas kriminal mereka” dan dapat menghadapi konsekuensi hukum.

Mereka juga memperingatkan bahwa mengizinkan iklan yang meminta sumbangan untuk peralatan militer di Gaza dapat melanggar hukum humaniter internasional, serta kebijakan Meta sendiri yang melarang promosi “penjualan atau penggunaan senjata, amunisi, atau bahan peledak.”
Baca Juga
• Bangladesh Kerahkan Militer Usai Puluhan Warga Tewas Akibat Unjuk Rasa
• Adele Pingsan di Belakang Stage Konser Las Vegas, Ternya Idap Penyakit Kronis Ini
• FBI Tak Temukan Hubungan Konklusif antara Serangan di New Orleans dan Las Vegas
• Pria Bersenjata Tembaki Jurnalis saat Peresmian Rumah Sakit Haiti
• Penyokong Utama Partai Demokrat Enggan Dukung Harris dalam Kampanye
#Meta #Iklan #Promosi #Israel #TepiBarat #palestine #freepalestine
BERITA LAINNYA
Inovasi Antusias Warga Sambut Rute Baru Transjabodetabek Blok M-PIK 2
Politik DPRD Bakal Panggil Disdik DKI soal Pemecatan Ratusan Guru Honorer
Teknologi Jepang Olah Baterai Uranium dari Limbah Radioaktif
Hiburan Fans Heboh! K-pop Itzy dan Taeyang Nyanyikan 'Kopi Dangdut' serta 'Antara Anyer dan Jakarta'
Hiburan Kena Tilang, Kendall Jenner dan Hailey Bieber Malah Tertawa
Ide Times adalah Portal Media Online yang menyajikan Berita Terkini dan Terbaru seputar Informasi, News Update, Politik, Ekonomi, Humaniora dan Gaya Hidup.