Syahrini Gandeng Dompet Dhuafa, Luncurkan Program Kemanusiaan untuk Korban Karhutla

Bagikan
26 Oktober 2026 | Author :
Foto: Syahrini meluncurkan Incess for Humanity bersama Dompet Dhuafa di Bogor. (Dok. Dompet Dhuafa)
Syahrini dan Dompet Dhuafa meluncurkan Incess for Humanity dengan 11 program sosial, termasuk bantuan bagi masyarakat terdampak karhutla
BOGOR — Penyanyi Syahrini menggandeng lembaga filantropi Dompet Dhuafa untuk meluncurkan program Incess for Humanity. Inisiatif tersebut mencakup 11 program sosial, termasuk bantuan bagi masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Program ini diluncurkan di kawasan Zona Madina, Parung, Bogor, pada Sabtu (24/10/2026). Kolaborasi tersebut ditujukan untuk memperluas jangkauan bantuan di bidang pendidikan, kesehatan, kesejahteraan sosial, pemberdayaan ekonomi, dan penanganan bencana.

Dalam program tersebut, Syahrini turut memberikan perhatian kepada masyarakat yang terdampak karhutla, terutama warga yang harus menjalani aktivitas sehari-hari di tengah kondisi udara yang tercemar asap.

Syahrini Sapa Relawan Penanganan Karhutla

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Syahrini berkomunikasi secara daring dengan tim dan relawan Dompet Dhuafa yang bertugas menangani dampak karhutla di Sumatera Selatan dan Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

Relawan dari Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa dan Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) terlibat dalam respons kemanusiaan di wilayah terdampak.

Dalam komunikasi tersebut, Syahrini menyapa dan menyampaikan apresiasi kepada para relawan yang membantu masyarakat di tengah situasi kebakaran lahan dan dampak asap.

Keterlibatan tersebut menjadi salah satu bagian dari program Incess for Humanity, yang menghubungkan dukungan figur publik dengan kegiatan sosial dan kemanusiaan di lapangan.

Meski demikian, dampak nyata program terhadap warga terdampak karhutla akan bergantung pada pelaksanaan bantuan, jangkauan penerima manfaat, serta kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah.

Sebelas Program Sosial Diluncurkan

Selain bantuan bagi korban karhutla, Incess for Humanity mencakup sejumlah program untuk kelompok masyarakat yang membutuhkan dukungan.

Sebelas program tersebut meliputi Lansia Berdaya Guna, Anak Indonesia Sehat, Peduli Karhutla, Beasiswa Peduli Generasi Muda, Sedekah Al-Qur'an, Santunan Anak Yatim, Indonesia Siap Siaga, Mustahik to Muzaki, Peduli Guru Ngaji, Cinta Palestina, dan Berbagi Zakat Fitrah.

Pada peluncuran program, Syahrini bersama Dompet Dhuafa juga menyalurkan parsel kepada 250 penerima manfaat yang terdiri atas anak yatim dan lansia dari keluarga dhuafa.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas bantuan sosial kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan.

Ketua Pengurus Dompet Dhuafa, Ahmad Juwaini, mengapresiasi keterlibatan Syahrini dalam kolaborasi tersebut. Menurutnya, kerja sama dengan figur publik diharapkan dapat memperluas jangkauan program sosial dan meningkatkan partisipasi masyarakat.

Dompet Dhuafa menjalankan berbagai program melalui lima pilar utama, yakni pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial, serta dakwah dan budaya.

Syahrini Ingin Perluas Gerakan Berbagi

Syahrini menyebut kolaborasi tersebut sebagai kesempatan untuk berbagi kebahagiaan sekaligus memberikan dukungan kepada masyarakat yang menghadapi berbagai kesulitan.

Ia berharap gerakan tersebut dapat memberikan manfaat bagi anak-anak, lansia, dan masyarakat yang membutuhkan bantuan, termasuk mereka yang terdampak bencana.

Syahrini juga menceritakan bahwa kebiasaan berbagi telah tumbuh sejak kecil melalui ajaran almarhum ayahnya. Kebiasaan itu kemudian berkembang menjadi kegiatan berbagi yang menjangkau lebih banyak penerima manfaat.

Melalui Incess for Humanity, ia berharap semakin banyak masyarakat yang terlibat dalam kegiatan kemanusiaan.

Di tengah ancaman karhutla, bantuan kepada warga terdampak perlu disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. Selain bantuan sosial, masyarakat di wilayah terdampak juga membutuhkan dukungan kesehatan, perlindungan dari paparan asap, dan penanganan bencana yang berkelanjutan.

Keberhasilan program kemanusiaan tersebut pada akhirnya tidak hanya ditentukan oleh luasnya perhatian publik, tetapi juga oleh ketepatan penyaluran bantuan dan manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat.
Baca Juga
• Anthony Xie Dapat Hak Asuh Anak, Audi Marissa Tetap Bebas Bertemu
• Mawa Tegas Tolak Rujuk dengan Insanul Fahmi, Pilih Fokus pada Anak
• El Rumi dan Syifa Hadju Resmi Menikah Hari Ini, Akad Khidmat Digelar Tertutup di Jakarta
• BIGBANG Guncang Coachella 2026, Penampilan Comeback Rayakan 20 Tahun Karier
• Kim Ji Won Umumkan Fan Meeting Asia 2026, Jakarta Belum Masuk Daftar Kota
#Syahrini #IncessForHumanity #DompetDhuafa #Karhutla #BeritaSelebritas #AksiKemanusiaan
Ide Times adalah Portal Media Online yang menyajikan Berita Terkini dan Terbaru seputar Informasi, News Update, Politik, Ekonomi, Humaniora dan Gaya Hidup.