Update Terbaru - Berita Populer - Kategori

Anies Kritik Dinasti Politik, Fraksi Prabowo-Gibran Tanggapi Keras

Bagikan
30 Oktober 2023 | Author : Redaksi
Foto: IDE Times
Calon Presiden (capres) Anies Baswedan kembali melontarkan pernyataan kontroversial
Calon Presiden (capres) Anies Baswedan kembali melontarkan pernyataan kontroversial.

Dalam kunjungannya ke Depok, Jawa Barat, Anies mengangkat isu negara milik rakyat dan bukan milik segelintir kerabat.

“Saudara-saudara, apakah kita ingin nepotisme tidak ada lagi di negeri ini??” kata Anies dalam sambutannya di GDC Depok, Sabtu (28 Oktober), seperti dikutip detik.com.

Lebih lanjut, Anies menilai kehidupan di negeri ini tidak boleh disalahgunakan.. Ia menanyakan apakah masyarakat Indonesia ingin kembali ke era lama nepotisme dan kolusi.

"Saya sampaikan kepada semua orang bahwa kita bertindak tidak hanya untuk mengubah keluarga tetapi juga untuk memulihkan kemurnian Negara.. Apakah Anda setuju?? Untuk memulihkan moralitas dalam Negara", katanya.

Pernyataan ini memicu reaksi di kalangan oposisi.. Sejumlah tokoh Partai Aliansi Indonesia Maju (KIM) angkat bicara.

Wakil Presiden Gerindra Habiburokhman sependapat dengan Anies, namun Anies tak boleh asal menggunakan jargon.

"Iya tentu saya setuju negara ini milik seluruh rakyat Indonesia.. Bagusnya ini bukan sekedar jargon tapi benar-benar dipertahankan dan dilaksanakan oleh para politisi," kata Habiburokhman.

Ia mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto telah menerapkan prinsip negara milik seluruh rakyat.

Menurutnya, dukungan KIM terhadap Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka merupakan jalan tengah dalam mewujudkan negara sejahtera bagi rakyatnya.

Golkar juga merespons melalui Kepala Penyelenggara Pemilu Nusron Wahid.

"Betul, negara ini selalu milik rakyat.. Rakyat yang berdaulat juga rakyat.. Tapi rakyat yang memilih pemimpinnya juga rakyat.. Kalau pemimpinnya benar, dia bisa menggerakkan negara maju.." ke atas, menjamin kemakmuran rakyat, lalu rakyat meminta penerusnya untuk melanjutkan, apakah rakyat akan disalahkan?? ujar Nusron.

Nusron menambahkan bahwa rakyat Indonesia puas dengan pemerintahan Jokowi.. Oleh karena itu, rakyat berharap kepemimpinan Jokowi bisa dilanjutkan anak sulungnya, Gibran Rakabuming Raka.

"Yang memiliki (negara) rakyat.. Kebetulan Pak Jokowi memimpinnya bagus.. Berhasil.. Semua orang puas.. Siapa yang berhasil.. “Jadi yang minta Prabowo-Gibra dilanjutkan, apakah dianggap gila??”

Ganjar Pranowo angkat bicara

Tak hanya pendukung Prabowo-Gibra, calon presiden PDIP Ganjar Pranowo pun angkat bicara.. Dia menilai komentar Anies tak perlu dipertanyakan lagi

"Tidak masalah, semua orang sudah tahu, milik siapa??" kata Ganjar..
Ganjar menilai tidak ada yang namanya politik dinasti.. Katanya, negara harus menjadi milik rakyat..
Baca Juga
• Liburan ke Jepang Tanpa Izin, Lucky Hakim Siap Terima Sanksi Kemendagri
• Ganjar Ungkap Kedekatan dengan Prabowo dan Mahfud
• PDIP Kecewa dengan Pencalonan Cawapres Prabowo Gibran, Begini Tanggapan Jokowi
• KPK Segera Panggil Ridwan Kamil Usut Kasus Korupsi Bank BJB
• Hadiri Rapat Dengan Komisi X, Menteri Satryo Tak Usah Takut Ungkap PHK Karyawan
#aniebaswedan #gibran #prabowo #jokowi #capres #cawapres
Ide Times adalah Portal Media Online yang menyajikan Berita Terkini dan Terbaru seputar Informasi, News Update, Politik, Ekonomi, Humaniora dan Gaya Hidup.