Foto: Kapal tanker minyak melintas di jalur pelayaran internasional saat harga minyak dunia melonjak mendekati USD 110 per barel akibat ketegangan geopoliti
Harga minyak dunia melonjak mendekati USD 110 per barel akibat meningkatnya ketegangan Iran dan Israel yang memicu kekhawatiran gangguan pasokan energi global.
Harga minyak dunia kembali mengalami lonjakan tajam dan mendekati USD 110 per barel pada perdagangan terbaru. Kenaikan ini dipicu meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah, terutama setelah konflik antara Iran dan Israel yang memicu kekhawatiran gangguan pasokan energi global.
Para analis energi menyebutkan bahwa harga minyak jenis Brent melonjak lebih dari lima persen dalam waktu singkat setelah laporan mengenai serangan rudal dan meningkatnya aktivitas militer di kawasan tersebut. Investor khawatir konflik yang terus meluas dapat mengganggu jalur distribusi minyak dari Timur Tengah ke pasar internasional.
Salah satu titik yang menjadi perhatian utama adalah Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis yang dilalui sekitar 20 persen perdagangan minyak dunia. Jika jalur ini terganggu akibat konflik, pasokan minyak global berpotensi tersendat dan mendorong harga semakin tinggi.
Selain faktor geopolitik, pasar juga merespons meningkatnya permintaan energi global menjelang musim panas di sejumlah negara industri. Ketika permintaan meningkat sementara pasokan berisiko terganggu, harga minyak cenderung naik dengan cepat.
Kenaikan harga minyak dunia juga berpotensi berdampak pada berbagai sektor ekonomi, termasuk transportasi, industri, hingga harga bahan bakar di berbagai negara. Banyak pemerintah kini memantau perkembangan situasi di Timur Tengah karena fluktuasi harga energi dapat memicu tekanan inflasi.
Beberapa lembaga analis bahkan memperkirakan harga minyak bisa menembus lebih dari USD 110 per barel jika konflik antara Iran dan Israel semakin meluas atau melibatkan negara lain di kawasan tersebut.
Situasi ini membuat pasar energi global berada dalam kondisi waspada, sementara para pelaku pasar terus memantau perkembangan geopolitik yang dapat memengaruhi stabilitas pasokan minyak dunia.
Ide Times adalah Portal Media Online yang menyajikan Berita Terkini dan Terbaru seputar Informasi, News Update, Politik, Ekonomi, Humaniora dan Gaya Hidup.