Foto: Tourism Minister Widiyanti Putri Wardhana. /ANTARA/HO-Kementerian Pariwisata.
Devisa pariwisata Indonesia melampaui target nasional seiring meningkatnya kunjungan wisatawan mancanegara dan perjalanan wisata domestik.
Kinerja sektor pariwisata Indonesia dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan perkembangan yang cukup positif. Pemerintah mencatat bahwa perolehan devisa dari sektor pariwisata berhasil melampaui target nasional, seiring meningkatnya jumlah wisatawan mancanegara serta aktivitas wisata domestik.
Data yang dirilis oleh Kementerian Pariwisata Republik Indonesia menunjukkan bahwa sepanjang 2025 kunjungan wisatawan mancanegara diperkirakan mencapai sekitar 15,3 juta hingga 15,39 juta kunjungan, melampaui target yang ditetapkan pemerintah dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) sekitar 14–15 juta kunjungan. Capaian tersebut turut mendorong peningkatan pemasukan devisa dari sektor pariwisata.
Menurut laporan yang dikutip dari Antara News, hingga tiga triwulan pertama 2025 saja devisa pariwisata telah mencapai sekitar 13,82 miliar dolar AS, meningkat sekitar 9,42 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Rata-rata pengeluaran wisatawan mancanegara juga tercatat sekitar 1.259 dolar AS per kunjungan, sedikit di atas target pemerintah.
Selain wisatawan asing, pergerakan wisatawan domestik juga menjadi faktor penting dalam mendukung kinerja sektor pariwisata. Perjalanan wisatawan nusantara sepanjang 2025 diperkirakan mencapai sekitar 1,2 miliar perjalanan, melampaui target nasional dan menunjukkan tingginya mobilitas wisata di dalam negeri.
Meski demikian, sejumlah pengamat menilai bahwa capaian tersebut tetap perlu dibarengi dengan upaya peningkatan kualitas destinasi dan infrastruktur pariwisata. Tantangan seperti pemerataan pembangunan destinasi, keberlanjutan lingkungan, serta peningkatan kualitas layanan wisata masih menjadi pekerjaan rumah bagi pengembangan industri pariwisata nasional.
Di sisi lain, sektor pariwisata tetap memiliki peran strategis dalam perekonomian Indonesia karena mampu mendorong pertumbuhan berbagai sektor terkait, seperti transportasi, perhotelan, kuliner, dan ekonomi kreatif. Oleh karena itu, keberlanjutan pertumbuhan sektor ini dinilai sangat bergantung pada konsistensi kebijakan, promosi destinasi, serta peningkatan daya saing pariwisata Indonesia di tingkat global.
Dengan berbagai capaian dan tantangan tersebut, pemerintah menilai sektor pariwisata masih memiliki peluang besar untuk terus berkembang, sekaligus menjadi salah satu sumber devisa penting bagi perekonomian nasional.
Ide Times adalah Portal Media Online yang menyajikan Berita Terkini dan Terbaru seputar Informasi, News Update, Politik, Ekonomi, Humaniora dan Gaya Hidup.