Komisi V DPR Bakal Bentuk Panja Usut Kecelakaan KM Virgo Transport 8

Bagikan
16 September 2026 | Author :
Foto: Ketua Komisi V DPR RI Lasarus (Tangkapan Layar YouTube TVR Parlemen)
Komisi V DPR bentuk Panja usut tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa. Fokus pada sistem keselamatan, cuaca, dan evaluasi armada kapal.
JAKARTA – Komisi V DPR RI berencana membentuk panitia kerja (Panja) untuk mendalami penyebab tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa, Minggu (13/9/2026). Kapal yang berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin itu dilaporkan terbalik dan tenggelam setelah dihantam gelombang tinggi di lambung kanan.

Ketua Komisi V DPR, Lasarus, mengatakan pembentukan Panja diperlukan agar sistem keselamatan dan pengawasan pelayaran di Indonesia bisa diperiksa secara menyeluruh. Menurutnya, kejadian ini bukan yang pertama, karena dalam beberapa bulan terakhir sudah terjadi sejumlah insiden serupa yang melibatkan kapal-kapal lain.

Salah satu hal yang menjadi sorotan Lasarus adalah alasan cuaca buruk yang disampaikan pihak kapal, sementara pelayaran tetap dilanjutkan. Ia mempertanyakan apakah nakhoda benar-benar menerima dan memperbarui informasi cuaca sebelum memutuskan berlayar, dan meminta seluruh aspek tersebut diinvestigasi secara tuntas.

Menurut Lasarus, pembentukan Panja akan memberi ruang gerak yang lebih luas bagi Komisi V untuk memanggil berbagai pihak terkait, mulai dari Kementerian Perhubungan, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Otoritas Pelabuhan (Syahbandar), hingga operator kapal, guna meminta pertanggungjawaban penuh atas insiden tersebut. Ia menegaskan hasil pendalaman Panja nantinya akan memuat rekomendasi, termasuk kemungkinan tindak pidana apabila ditemukan pelanggaran dalam proses investigasi.

Anggota Komisi V DPR lainnya, Mori Hanafi, turut menyoroti faktor usia armada kapal yang dinilai berkaitan erat dengan rentannya keselamatan pelayaran nasional. Ia mencatat bahwa insiden kapal tenggelam sudah terjadi berulang kali dalam tiga bulan terakhir, sehingga mendorong perlunya pendalaman lebih lanjut, baik melalui Panja maupun Panitia Khusus (Pansus).

Berdasarkan data yang dihimpun hingga Selasa siang, sebanyak 114 orang dari KM Virgo Transport 8 telah berhasil dievakuasi ke wilayah Banjarmasin dan Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Dari jumlah tersebut, 108 orang dinyatakan selamat, sementara dua korban meninggal dunia, dan empat korban lainnya masih dalam proses identifikasi. Tim SAR gabungan hingga kini masih menyisir kawasan perairan tempat kapal tersebut mengalami kecelakaan.

Komisi V DPR memastikan hasil pendalaman Panja tidak hanya akan berhenti pada penentuan penyebab kecelakaan, tetapi juga diarahkan untuk memperbaiki sistem pengawasan dan keselamatan transportasi laut nasional agar kejadian serupa tidak terus berulang di masa mendatang.
Baca Juga
• Pidato Prabowo di KSTI 2026: Negara Maju Berani Akui Masalah dan Cari Solusi
• Bunga Pinjaman Mekaar Turun Jadi 8%, Pemerintah Siapkan Aturannya
• Jenazah Kolonel Antonius Hermawan Korban Ledakan Amunisi TNI Akan Disemayamkan di Bekasi
• Istana Tegaskan Tim Reformasi Polri Bukan untuk Ganti Kapolri, Masih Tahap Usulan
• Keracunan MBG di Sidoarjo Capai 664 Orang, 77 Masih Dirawat
#kmvirgo #kecelakaankapal #komisivdpr #basarnas #keselamatanpelayaran #beritanasional
Ide Times adalah Portal Media Online yang menyajikan Berita Terkini dan Terbaru seputar Informasi, News Update, Politik, Ekonomi, Humaniora dan Gaya Hidup.