Update Terbaru - Berita Populer - Kategori

Istana Tegaskan Tim Reformasi Polri Bukan untuk Ganti Kapolri, Masih Tahap Usulan

Bagikan
16 September 2025 | Author : Redaksi
Foto: (Foto: Inilah.com/ Reyhaanah A)
Istana menegaskan tim reformasi Polri bukan untuk mengganti Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Rencana ini masih sebatas usulan dan menunggu keputusan Presiden Prabowo.
Jakarta, 16 September 2025 – Isu pembentukan tim reformasi kepolisian ramai diperbincangkan publik. Namun, pihak Istana menegaskan bahwa rencana tersebut bukan ditujukan untuk mengganti Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, melainkan masih sebatas usulan yang menunggu keputusan Presiden Prabowo Subianto.

Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg), Juri Ardiantoro, menyampaikan bahwa pemerintah masih mendalami mekanisme dan tujuan dari tim reformasi tersebut. "Perlu ditegaskan, tim reformasi kepolisian bukan untuk mengganti Kapolri. Sampai sekarang hal itu baru sebatas usulan, dan kita menunggu arahan Presiden," ujar Juri di Jakarta, Senin (15/9).

Fokus pada Perbaikan Polri

Menurut Juri, pembentukan tim reformasi lebih diarahkan untuk mengevaluasi kinerja dan memperkuat institusi Polri agar lebih profesional, transparan, dan akuntabel. Pemerintah menilai hal ini penting mengingat sejumlah kritik publik terkait integritas dan penegakan hukum oleh kepolisian.

"Semua pihak sepakat bahwa reformasi kepolisian perlu dilakukan, tetapi mekanismenya masih dibicarakan. Jadi, jangan ditarik ke isu pergantian Kapolri karena itu tidak ada dalam rencana," tegasnya.

Menunggu Keputusan Presiden

Istana menyebutkan, Presiden Prabowo akan memutuskan bentuk, tugas, dan kewenangan tim reformasi tersebut. Hingga kini, pemerintah belum mengumumkan nama-nama tokoh atau lembaga yang akan terlibat dalam tim.

Sebelumnya, sejumlah pihak menduga bahwa pembentukan tim reformasi Polri berkaitan dengan isu politik dan pergantian pucuk pimpinan Polri. Namun, Istana membantah spekulasi tersebut. "Kami ingin publik tenang, ini murni untuk memperbaiki institusi, bukan untuk kepentingan politik jangka pendek," ujar Juri.
Baca Juga
• Miris! PHK Tembus 26.000, Puan Minta Pemerintah Punya Solusi Nyata
• Menko Airlangga Akui Posisi Indonesia Dianggap Penting oleh AS
• Presiden Prabowo Disambut Langsung Anwar Ibrahim Saat Hadiri KTT ke-46 ASEAN
• Pramono Beberkan Alasannya Tunjuk Cak Lontong Jadi Komisaris Ancol
• Pemerintah Akan Pangkas Anggaran Lagi, Ekonom: Siapa yang akan Tampung Lonjakan PHK Tahun Depan?
#Istana #Reformasi #Polri #Kapolri #pemerintah
Ide Times adalah Portal Media Online yang menyajikan Berita Terkini dan Terbaru seputar Informasi, News Update, Politik, Ekonomi, Humaniora dan Gaya Hidup.