Update Terbaru - Berita Populer - Kategori

Indonesia dan Korea Selatan Perkuat Kemitraan, Prabowo Teken Kerja Sama Energi hingga AI

Bagikan
02 April 2026 | Author : Redaksi
Foto: Presiden Prabowo Subianto berjabat tangan dengan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung dalam pertemuan bilateral di Seoul/ANTARA
Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung menyepakati sejumlah kerja sama strategis di bidang energi, teknologi, mineral kritis hingga kecerdasan buatan dalam pertemuan di Seoul.
Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kenegaraan ke Korea Selatan dan menggelar pertemuan bilateral dengan Presiden Lee Jae Myung di Seoul pada awal April 2026. Pertemuan tersebut menghasilkan sejumlah kesepakatan strategis untuk memperkuat kerja sama kedua negara di berbagai sektor penting.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin menyepakati perluasan kerja sama di bidang energi, teknologi, mineral kritis, hingga kecerdasan buatan (AI) sebagai bagian dari penguatan hubungan bilateral.

Sepakati Sejumlah Nota Kesepahaman

Kunjungan Presiden Prabowo juga ditandai dengan pertukaran sejumlah nota kesepahaman (MoU) antara pemerintah dan pelaku industri dari kedua negara. Kerja sama tersebut mencakup sektor ekonomi, energi bersih, teknologi digital, hingga pengembangan industri masa depan.

Beberapa kesepakatan yang diumumkan antara lain mencakup kerja sama dalam pengembangan mineral kritis, teknologi digital, layanan kesehatan berbasis AI, serta kolaborasi energi bersih. Selain itu, kedua negara juga sepakat memperkuat dialog strategis guna meningkatkan koordinasi kebijakan bilateral.

Fokus pada Ketahanan Energi

Dalam pertemuan tersebut, isu ketahanan energi juga menjadi salah satu fokus utama. Korea Selatan menilai Indonesia sebagai mitra penting dalam menjaga stabilitas pasokan energi global, terutama karena Indonesia merupakan salah satu eksportir batu bara terbesar di dunia serta pemasok gas alam cair (LNG).

Kedua negara sepakat memperkuat dialog tingkat tinggi terkait keamanan energi serta membuka peluang investasi di sektor energi terbarukan dan proyek pusat data yang mendukung transformasi digital.

Kerja Sama Teknologi dan Industri Masa Depan

Selain sektor energi, kerja sama juga diarahkan pada pengembangan teknologi masa depan seperti kecerdasan buatan, infrastruktur digital, hingga industri strategis. Indonesia dinilai memiliki potensi besar melalui sumber daya alam dan pasar domestik yang luas, sementara Korea Selatan memiliki keunggulan dalam inovasi teknologi dan industri manufaktur.

Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat posisi kedua negara dalam rantai pasok global sekaligus membuka peluang investasi baru bagi sektor industri dan teknologi.

Perkuat Hubungan Bilateral

Pertemuan antara Presiden Prabowo dan Presiden Lee juga menegaskan komitmen kedua negara untuk terus memperkuat hubungan diplomatik yang telah terjalin selama beberapa dekade.

Dengan berbagai kesepakatan baru tersebut, Indonesia dan Korea Selatan diharapkan dapat memperluas kerja sama ekonomi dan teknologi yang memberikan manfaat bagi pembangunan kedua negara di masa mendatang.
Baca Juga
• Bapanas: Pertumbuhan Ekonomi Bergantung Pada Kestabilan Pangan
• Pemerintah Diminta Atasi Kemiskinan dengan Produktifitas Tak Hanya Sekedar Bansos
• Pemerintah Akan Pangkas Anggaran Lagi, Ekonom: Siapa yang akan Tampung Lonjakan PHK Tahun Depan?
• Miris! PHK Tembus 26.000, Puan Minta Pemerintah Punya Solusi Nyata
• Jadikan Marsinah Pahlawan Nasional, Mensos: Belum Ada Usulan Dari Daerah
#prabowosubianto #indonesiakoreaselatan #diplomasiindonesia #kerjasamaenergi #artificialintelligence
Ide Times adalah Portal Media Online yang menyajikan Berita Terkini dan Terbaru seputar Informasi, News Update, Politik, Ekonomi, Humaniora dan Gaya Hidup.