Foto: Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, melambaikan tangan saat menghadiri pertemuan dengan para mahasiswa di Teheran, Iran, 2 November 2024. Foto diri
Serangan dilaporkan terjadi pada akhir Februari 2026 sebagai bagian dari operasi militer gabungan Washington dan Tel Aviv. Presiden AS saat itu mengumumkan kematian Khamenei beberapa jam sebelum konfirmasi resmi dari media Iran
Teheran— Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, dilaporkan meninggal dunia setelah serangan yang menargetkan kompleksnya di Teheran, menurut sejumlah laporan media internasional pada Minggu (1/3).
Kantor berita pemerintah Iran dan media internasional seperti Reuters, Associated Press, dan The Guardian melaporkan bahwa Khamenei tewas setelah serangan yang disebut melibatkan Amerika Serikat dan Israel. Hingga kini, rincian resmi mengenai kronologi lengkap serangan masih terbatas.
Pemerintah Iran dilaporkan telah menetapkan masa berkabung nasional selama 40 hari menyusul kematian pemimpin yang telah berkuasa sejak 1989 tersebut.
Khamenei menjadi Pemimpin Tertinggi Iran sejak menggantikan Ruhollah Khomeini pada 1989. Dalam struktur politik Iran, posisi pemimpin tertinggi memiliki kewenangan luas, termasuk atas militer, kebijakan luar negeri, dan lembaga-lembaga kunci negara.
Sejumlah pihak internasional memperingatkan bahwa perkembangan ini berpotensi meningkatkan ketegangan di kawasan Timur Tengah. Namun, hingga laporan ini diturunkan, belum ada pengumuman resmi mengenai proses suksesi kepemimpinan Iran.
Situasi di Iran dan kawasan masih berkembang, dan otoritas terkait diperkirakan akan menyampaikan pembaruan dalam waktu mendatang.
Ide Times adalah Portal Media Online yang menyajikan Berita Terkini dan Terbaru seputar Informasi, News Update, Politik, Ekonomi, Humaniora dan Gaya Hidup.