Update Terbaru - Berita Populer - Kategori

Geledah Rumah Tersangka Korupsi Sritex, Kejaksaan Sita 15 Barang Bukti

Bagikan
22 Mei 2025 | Author : Redaksi
Foto: Antara/Nadia Putri Rahmani
Dalam penggeledahan itu, ia mengungkapkan bahwa tim penyidik telah menyita sekitar 15 barang bukti yang mencakup laptop, tablet, serta dokumen-dokumen yang diduga berhubungan dengan perkara ini.
Kejaksaan Agung (Kejagung) telah mengumumkan bahwa mereka telah melakukan penggeledahan di rumah tiga orang yang terlibat dalam skandal korupsi terkait penyaluran kredit kepada PT Sri Rejeki Isman (Sritex).

Abdul Qohar, Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, menjelaskan bahwa tempat tinggal para tersangka berada di beberapa lokasi berbeda, termasuk Jakarta Utara, Solo (Jawa Tengah), Bandung (Jawa Barat), dan Makassar (Sulawesi Selatan).

"Untuk ketiga tersangka, mulai malam ini mereka akan ditahan selama 20 hari ke depan," kata Qohar di Gedung Bundar Kejagung, Jakarta, pada Rabu malam (21/5/2025).

Dalam penggeledahan itu, ia mengungkapkan bahwa tim penyidik telah menyita sekitar 15 barang bukti yang mencakup laptop, tablet, serta dokumen-dokumen yang diduga berhubungan dengan perkara ini. Ia menegaskan bahwa semua barang bukti yang berhubungan dengan dugaan korupsi tersebut pasti akan diambil oleh Kejagung.

Qohar menjelaskan saat ini Kejagung baru menempuh tahap awal dalam pengungkapan kasus tersebut dengan menetapkan tersangka. Dia memastikan penyidikan akan terus berjalan guna mengungkap keterlibatan pihak-pihak lainnya.

"Setiap perkembangan pasti akan saya sampaikan sebagai bentuk transparansi terhadap benang perkara ini terhadap publik," tuturnya,

Dia menjelaskan tiga tersangka itu adalah Dicky Syahbandinata (DS), Zainuddin Mappa (ZM), dan Iwan Setiawan Lukminto (ISL) selaku Direktur Utama PT Sritex Tahun 2005–2022.

Akibat adanya perbuatan melawan hukum tersebut, negara diduga mengalami kerugian keuangan sebesar Rp692.987.592.188,00 dari total nilai outstanding atau tagihan yang belum dilunasi sebesar Rp3.588.650.880.028,57.

Adapun ketiga tersangka dijerat dengan Pasal ayat (1) atau Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.
Baca Juga
• KPK Periksa GM Hyundai Herry Jung terkait Proyek PLTU di Cirebon
• Kasus Dugaan Korupsi Nadiem Makarim: Proyek Chromebook Rp9,3–9,9 Triliun Diselidiki Kejagung
• Budi Arie Terseret Kasus Pengamanan Situs Judol, KPK dan Kejagung Didesak Usut Tuntas
• Seorang Pesepeda Tewas, Dishub DKI Akan Tertibkan Ojol hingga Taksi yang Mangkal di Jalur Sepeda
• Sempat Ragu, Korban Pelecehan Dokter di Malang Lapor Polisi
#Rumah #Tersangka #Korupsi #Sritex #Kejaksaan #Sita #BarangBukti
BERITA LAINNYA
Kesehatan Waspada Dampak Overthinking Bagi Orang Lain, Bisa Bikin Relasi Rusak!
Politik HTN Sebut Sejumlah Putusan MK Lahir dari Banyaknya Kepentingan Politik
Hiburan Pangeran Harry Belum Terima Undangan Ulang Tahun Raja Charles
Infotainment Putuskan Berhijab, Ini Alsan Paula Verhoeven
Dalam Negeri Aktivis Desak KPK, Ungkap Keterlibatan Bapanas-Bulog Imbas Dugaan di Korupsi Impor Beras
Ide Times adalah Portal Media Online yang menyajikan Berita Terkini dan Terbaru seputar Informasi, News Update, Politik, Ekonomi, Humaniora dan Gaya Hidup.