Foto: Dubai Chewy Cookie yang dibelah menampilkan isian pistachio dan kataifi dengan tekstur chewy di bagian luar.
Dubai Chewy Cookie menjadi dessert viral di media sosial. Kue manis bertekstur chewy dengan isian cokelat lumer ini ramai diburu pecinta kuliner.
Tren kuliner viral kembali muncul di media sosial. Kali ini giliran Dubai Chewy Cookie yang ramai diperbincangkan para pecinta dessert. Kue manis ini dikenal dengan teksturnya yang lembut, chewy, dan memiliki isian yang lumer saat digigit.
Dubai Chewy Cookie merupakan varian cookie berukuran besar dengan tekstur bagian luar yang sedikit renyah namun lembut di bagian dalam. Salah satu ciri khasnya adalah isian yang melimpah, mulai dari cokelat leleh, krim pistachio, hingga karamel.
Popularitas dessert ini semakin meningkat setelah banyak kreator kuliner membagikan video ulasan dan proses pembuatannya di media sosial seperti TikTok dan Instagram. Video yang menampilkan cookie dibelah dengan isian cokelat yang meleleh membuat banyak orang tertarik untuk mencobanya.
Ukuran cookie yang besar juga menjadi daya tarik tersendiri. Beberapa toko dessert bahkan menjualnya dalam ukuran jumbo dengan topping beragam, seperti potongan pistachio, cokelat chips, dan krim manis.
Selain tampilannya yang menggoda, rasa manis yang seimbang dengan tekstur chewy membuat dessert ini digemari banyak orang. Tidak heran jika Dubai Chewy Cookie kini mulai hadir di berbagai kafe dan toko roti di sejumlah kota.
Banyak pembuat kue juga mulai mencoba membuat versi rumahan dari dessert ini. Dengan bahan dasar tepung, mentega, gula, telur, dan cokelat, cookie ini dapat dibuat dengan teknik sederhana namun menghasilkan tekstur lembut di dalam.
Tren Dubai Chewy Cookie menunjukkan bahwa inovasi dessert terus berkembang seiring dengan pengaruh media sosial. Visual yang menarik dan tekstur yang menggoda menjadi faktor utama yang membuat kue ini cepat viral di kalangan pecinta kuliner.
Ide Times adalah Portal Media Online yang menyajikan Berita Terkini dan Terbaru seputar Informasi, News Update, Politik, Ekonomi, Humaniora dan Gaya Hidup.