Prabowo Minta 100 Kampung Nelayan Modern Beroperasi Sebelum Akhir 2026
Bagikan
10 Oktober 2026 | Author :
Foto: ANTARA Foto/Andry Denisah
Prabowo minta KKP percepat pembangunan 100 Kampung Nelayan agar beroperasi sebelum akhir 2026, dilengkapi dermaga, cold storage, pabrik es, dan pasar ikan modern.
Bogor – Presiden Prabowo Subianto meminta Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mempercepat pembangunan 100 Kampung Nelayan di berbagai wilayah Indonesia. Seluruh kawasan ditargetkan siap beroperasi sebelum akhir 2026, lengkap dengan fasilitas perikanan terpadu untuk mendukung aktivitas dan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Arahan itu disampaikan Prabowo saat memanggil Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dan Wakil Menteri Didit Herdiawan Ashaf di kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (10/10/2026).
Presiden Minta Laporan Terbaru
Dalam pertemuan tersebut, Presiden meminta pembaruan soal perkembangan pembangunan, termasuk kesiapan fasilitas dan pengelolaan program agar pelaksanaannya sesuai target. Informasi ini disampaikan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangan pers. Teddy menegaskan, seluruh kampung nelayan ditargetkan siap beroperasi sebelum tahun ini berakhir.
Dilengkapi Fasilitas dari Hulu ke Hilir
Kampung Nelayan dirancang bukan sekadar kawasan permukiman pesisir, tetapi juga mendukung kegiatan perikanan dari penangkapan hingga pemasaran. Fasilitas yang disiapkan antara lain:
- Dermaga tambat labuh untuk kapal nelayan dan pendaratan hasil tangkapan
- Rantai dingin (cold chain), termasuk pabrik es dan gudang berpendingin (cold storage), untuk menjaga kesegaran dan mutu ikan
- Pasar ikan modern untuk mendukung pemasaran dan kegiatan ekonomi pesisir
Harapan bagi Nelayan
Dengan fasilitas terintegrasi, pemerintah berharap aktivitas perikanan berjalan lebih efektif, mulai dari penangkapan, penanganan, penyimpanan, hingga distribusi ke konsumen dan pelaku industri. Sarana penyimpanan dan pengolahan yang memadai juga diharapkan mengurangi kerusakan ikan setelah ditangkap serta memperkuat posisi nelayan dalam rantai pasok perikanan.
Dengan sisa waktu kurang dari tiga bulan, percepatan pembangunan 100 lokasi ini menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan pemerintah sesuai tenggat yang telah ditetapkan.
Ide Times adalah Portal Media Online yang menyajikan Berita Terkini dan Terbaru seputar Informasi, News Update, Politik, Ekonomi, Humaniora dan Gaya Hidup.