Rapimnas Kadin Hasilkan Tiga Rekomendasi, Ini yang Diminta kepada Pemerintah

Bagikan
31 Oktober 2026 | Author :
Foto: Mendag Budi Santoso menghadiri Rapimnas Kadin 2026. Sumber: Kemendag RI
Rapimnas Kadin 2026 menghasilkan tiga rekomendasi untuk pemerintah, mulai dari penguatan ekonomi nasional, ketersediaan bahan baku, hingga kepastian berusaha.
JAKARTA — Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia merumuskan tiga rekomendasi utama untuk memperkuat dunia usaha nasional di tengah ketidakpastian ekonomi global. Rekomendasi tersebut mencakup penguatan daya tahan ekonomi, jaminan ketersediaan bahan baku, serta kepastian berusaha dan investasi.

Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie menyampaikan rekomendasi tersebut setelah penutupan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kadin 2026 di Jakarta, Jumat (30/10/2026).

Ketiga rekomendasi itu disusun melalui pembahasan dalam sidang komisi dan konsolidasi bersama pengurus Kadin dari 38 provinsi. Hasilnya direncanakan disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto sebagai masukan bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan ekonomi.

Anindya mengatakan, dunia usaha perlu memiliki daya tahan menghadapi berbagai tekanan global, mulai dari ketegangan geopolitik, perubahan iklim, hingga gejolak pasar keuangan.

Tiga Rekomendasi Utama Kadin

Rekomendasi pertama adalah memperkuat bantalan ekonomi nasional. Menurut Anindya, upaya tersebut perlu dilakukan dengan menjaga arus kas pelaku usaha, kondisi fiskal pemerintah pusat dan daerah, serta daya beli masyarakat.

Kadin menilai ketiga aspek tersebut saling berkaitan dalam menjaga keberlangsungan kegiatan ekonomi. Daya beli masyarakat yang terjaga diperlukan agar produk usaha rakyat dan industri tetap terserap pasar.

Rekomendasi kedua berkaitan dengan ketersediaan bahan baku untuk mendukung kegiatan produksi dalam negeri. Kadin mendorong penguatan rantai pasok terintegrasi dari hulu hingga hilir atau melalui pendekatan closed loop.

Skema tersebut diharapkan dapat menghubungkan kebutuhan bahan baku, proses produksi, pembiayaan, hingga penyerapan hasil produksi. Dengan demikian, pelaku usaha kecil dan industri nasional memiliki akses pasokan yang lebih terjamin.

Sementara itu, rekomendasi ketiga adalah memperkuat kepastian berusaha agar produk Indonesia mampu bersaing di pasar internasional.

Kadin juga mendorong optimalisasi perjanjian perdagangan internasional serta peningkatan ekspor melalui kampanye Buy from Indonesia dan Buy Indonesia.

Kadin Usung Strategi 5D dan Dorong UMKM Naik Kelas

Selain tiga rekomendasi tersebut, Kadin memperkenalkan strategi 5D sebagai langkah untuk memperkuat pelaksanaan program dunia usaha.

Strategi tersebut meliputi disiplin dan desentralisasi fiskal, deregulasi, debottlenecking atau pengurangan hambatan usaha, optimalisasi peran Danantara sebagai pendukung pertumbuhan ekonomi, serta dukungan bagi UMKM agar naik kelas.

Kadin juga membentuk delapan kelompok kerja untuk mengawal berbagai agenda strategis. Evaluasi direncanakan berlangsung setiap tiga bulan agar perkembangan program dapat dipantau secara berkala.

Tantangan Implementasi Rekomendasi

Tiga rekomendasi tersebut menjadi masukan dunia usaha kepada pemerintah. Namun, tantangan berikutnya terletak pada penerjemahan usulan menjadi kebijakan yang dapat dirasakan langsung oleh pelaku usaha.

Kepastian regulasi, kemudahan perizinan, akses pembiayaan, serta ketersediaan bahan baku masih menjadi faktor penting bagi keberlangsungan usaha, terutama bagi UMKM dan industri berskala kecil.

Karena itu, hasil Rapimnas Kadin tidak cukup berhenti sebagai rumusan organisasi. Implementasinya perlu dikawal melalui koordinasi pemerintah dan dunia usaha, disertai target serta evaluasi yang terukur.

Efektivitas rekomendasi tersebut pada akhirnya akan terlihat dari sejauh mana kebijakan yang dihasilkan mampu mengurangi hambatan usaha, memperluas pasar produk lokal, dan memperkuat daya saing industri nasional.
Baca Juga
• Menteri Pigai Bentuk Tim Khusus Cari 3 Orang Hilang Usai Demo Ricuh Jakarta
• Pramono Beberkan Alasannya Tunjuk Cak Lontong Jadi Komisaris Ancol
• Dapatkan Baret Biru, 1.117 Prajurit TNI Siap Jaga Perdamaian Dunia
• Belum Ada Suppres, Dasco Tegaskan DPR Tak Terima Surat Pergantian Kapolri
• Revisi UU Kejaksaan Akan Dibahas Tahun Ini, Pakar Dorong Hak Imunitas Jaksa Dihapus
#rapimnaskadin #kadinindonesia #anindyabakrie #ekonomiindonesia #umkm #investasi #duniausaha
Ide Times adalah Portal Media Online yang menyajikan Berita Terkini dan Terbaru seputar Informasi, News Update, Politik, Ekonomi, Humaniora dan Gaya Hidup.