Tiga Peserta Meninggal, Latsarmil Kopdes Merah Putih Dievaluasi

Bagikan
26 Juni 2026 | Author :
Foto: Dok. Setjen Infohan Kemenhan
Pemerintah evaluasi Latsarmil Kopdes Merah Putih setelah tiga peserta meninggal dunia. Koalisi masyarakat sipil menuntut program dihentikan, sementara Kemhan tegaskan keselamatan jadi prioritas
JAKARTA — Pemerintah menyatakan akan mengevaluasi pelaksanaan Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) bagi calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) setelah tiga peserta meninggal dunia dalam program tersebut. Evaluasi mencakup prosedur seleksi kesehatan, pengawasan medis, hingga kemungkinan perubahan metode pelatihan.

Sebanyak 35.476 peserta — terdiri dari 30.000 calon pengelola KDKMP dan 5.476 calon pengelola Kampung Nelayan Merah Putih — diwajibkan mengikuti pelatihan selama 45 hari di 67 satuan pendidikan TNI di seluruh Indonesia, sebelum resmi bertugas. Program ini merupakan bagian dari skema Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemhan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, menyatakan keselamatan peserta kini menjadi prioritas utama. "Seluruh masukan dan hasil evaluasi akan menjadi bahan pertimbangan pemerintah dalam penyempurnaan program ke depan," ujarnya, Jumat (26/6/2026).

Di sisi lain, koalisi masyarakat sipil yang terdiri dari IMPARSIAL, SETARA Institute, HRWG, dan sejumlah lembaga lainnya menuntut program ini dihentikan sepenuhnya. Mereka menilai pelatihan militer tidak relevan dengan tugas pengelolaan koperasi, dan menyebutnya sebagai bagian dari agenda militerisasi ruang sipil.

Pengamat militer Jaleswari Pramodhawardhani juga mempertanyakan keterlibatan TNI dalam program ini. "Kalau untuk koperasi, kenapa tidak diserahkan kepada masyarakat sipil yang mengerti koperasi?" katanya di Jakarta, Senin (22/6/2026).

Program Koperasi Desa Merah Putih sendiri merupakan salah satu program unggulan pemerintah untuk mendorong ekonomi pedesaan. Namun insiden kematian peserta dan perdebatan soal relevansi pelatihan militer telah menempatkan program ini di bawah sorotan publik yang kian tajam.
Baca Juga
• UU BUMN Butuh Aturan Turunan, Erick Thohir: Jangan Sampai Tabrakan
• Kritik Terhadap Kinerja KPU: Reformasi Kelembagaan Diperlukan untuk Memperkuat Demokrasi
• Program MBG Serap Anggaran Rp75 Triliun hingga April 2026
• Ledakan Amunisi TNI Di Garut, Dedi Mulyadi Janji Biayai Kuliah Anak Para Korban
• Ahmad Dofiri Sambangi Istana Menjelang Pelantikan Menteri Baru
#LatsarmilKopdes #KoperasiDesaMerahPutih #KDKMP #KopdesMerahPutih #BeritaIndonesia #PrabowoPresiden
Ide Times adalah Portal Media Online yang menyajikan Berita Terkini dan Terbaru seputar Informasi, News Update, Politik, Ekonomi, Humaniora dan Gaya Hidup.