Foto: Seblak kuah pedas dengan topping bakso, sosis, dan makaroni dalam sajian hangat yang menggugah selera (Sumber: Tempo.co)
Seblak kuah kental kembali jadi tren kuliner. Simak resep praktis khas Bandung dengan cita rasa pedas gurih yang mudah dibuat di rumah.
Seblak kembali menjadi sorotan sebagai salah satu kuliner Nusantara yang mengalami peningkatan popularitas. Hidangan khas Bandung ini dikenal dengan cita rasa pedas gurih serta tekstur kuah kental yang khas, menjadikannya favorit di berbagai kalangan, terutama generasi muda.
Dalam sejumlah referensi kuliner Indonesia seperti yang dimuat oleh Liputan6, seblak merupakan makanan berbahan dasar kerupuk yang direndam hingga lunak, kemudian dimasak bersama bumbu rempah seperti bawang putih, kencur, dan cabai. Ciri khas aroma kencur menjadi identitas kuat yang membedakan seblak dari hidangan pedas lainnya.
Seiring perkembangan tren kuliner, seblak tidak lagi disajikan secara sederhana. Berbagai inovasi muncul dengan penambahan topping seperti bakso, sosis, ceker ayam, hingga makaroni. Bahkan, variasi kuah kental dengan rasa yang lebih pekat kini menjadi daya tarik utama yang banyak diminati.
Selain itu, kemudahan dalam pengolahan membuat seblak menjadi salah satu menu rumahan yang praktis. Banyak orang mencoba membuatnya sendiri karena bahan-bahan yang digunakan relatif mudah ditemukan di pasar tradisional maupun supermarket.
Resep Seblak Kuah Kental
Bahan:
- 1 genggam kerupuk (rendam air panas hingga lunak)
- 2 siung bawang putih
- 3 siung bawang merah
- 1 ruas kencur
- 5–7 cabai rawit (sesuai selera)
- 1 butir telur
- Sosis atau bakso secukupnya
- Garam, gula, dan penyedap
- Air secukupnya
Cara Membuat:
1. Haluskan bawang putih, bawang merah, cabai, dan kencur.
2. Tumis bumbu hingga harum, lalu masukkan telur dan orak-arik.
3. Tambahkan air secukupnya, kemudian masukkan kerupuk dan bahan pelengkap.
4. Masak hingga kuah mengental dan bumbu meresap.
5. Koreksi rasa, lalu sajikan selagi hangat.
Fenomena meningkatnya minat terhadap seblak menunjukkan bahwa kuliner tradisional tetap memiliki tempat di tengah arus modernisasi makanan. Inovasi dalam penyajian tanpa meninggalkan cita rasa asli menjadi kunci bertahannya hidangan ini di tengah persaingan tren kuliner.
Dengan karakter rasa yang kuat dan fleksibilitas bahan, seblak tidak hanya menjadi camilan, tetapi juga bagian dari identitas kuliner lokal yang terus berkembang mengikuti selera zaman.
Ide Times adalah Portal Media Online yang menyajikan Berita Terkini dan Terbaru seputar Informasi, News Update, Politik, Ekonomi, Humaniora dan Gaya Hidup.