Pilot Malaysia Airlines Diduga Selundupkan Narkoba ke Indonesia, Polisi Ungkap Sudah Beraksi Tiga Kali

Bagikan
03 Agustus 2026 | Author :
Foto: Pilot Malaysia Airlines yang ditangkap di Bandara Internasional Soekarno-Hatta usai diduga menyelundupkan Narkotika/Detikcom
Pilot Malaysia Airlines diduga menyelundupkan lebih dari 26 kilogram narkoba ke Indonesia. Polisi mengungkap tersangka disebut telah beberapa kali menjalankan aksi serupa dan kini tengah mendalami jaringan internasional yang terlibat.
JAKARTA – Kasus dugaan penyelundupan narkotika yang melibatkan seorang pilot maskapai Malaysia Airlines terus menjadi perhatian. Aparat mengungkap bahwa pilot berkewarganegaraan Malaysia tersebut tidak hanya diduga membawa puluhan kilogram narkoba ke Indonesia, tetapi juga disebut telah beberapa kali menjalankan aksi serupa sebelum akhirnya ditangkap di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Pilot berinisial MS yang diketahui bernama Mohd Saufi bin Othman (39) diamankan setelah petugas Bea Cukai mencurigai sebuah koper saat pemeriksaan X-ray di Terminal 3 Kedatangan Internasional Bandara Soekarno-Hatta pada 28 Juli 2026 malam. Pemeriksaan lanjutan menemukan barang bukti berupa 14 paket besar ekstasi dan satu paket sabu dengan total berat lebih dari 26 kilogram.

Kasus tersebut kemudian diserahkan kepada Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri untuk penyelidikan lebih lanjut. Dari hasil pemeriksaan awal, tersangka mengaku dijanjikan bayaran sebesar 50.000 ringgit Malaysia apabila berhasil mengantarkan narkotika tersebut ke Jakarta. Setelah tiba di Indonesia, ia disebut akan menerima instruksi lanjutan mengenai penyerahan barang kepada pihak lain yang diduga merupakan bagian dari jaringan penyelundupan lintas negara.

Penyidik juga mengungkap bahwa aksi terakhir ini bukanlah yang pertama. Berdasarkan pengakuan tersangka, ia sebelumnya pernah mengirim narkotika ke Sabah, Malaysia, kemudian membawa sekitar 7 kilogram sabu ke Jakarta. Upaya ketiga yang melibatkan puluhan kilogram ekstasi berhasil digagalkan sebelum barang tersebut sempat berpindah tangan.

Temuan lain yang mengejutkan adalah hasil tes urine terhadap tersangka. Pemeriksaan menunjukkan ia positif mengonsumsi sabu, ekstasi (inex), dan kokain. Otoritas Bea Cukai menyebut kondisi tersebut mengindikasikan bahwa tersangka diduga sedang berada di bawah pengaruh narkotika ketika menjalankan tugas menerbangkan pesawat menuju Indonesia.

Dalam penggeledahan barang bawaan, petugas turut menemukan sebuah botol kecil berisi cairan yang belakangan diakui sebagai urine yang telah disiapkan sebelumnya. Berdasarkan keterangan penyidik, botol tersebut diduga akan digunakan apabila sewaktu-waktu dilakukan tes urine mendadak oleh maskapai atau otoritas penerbangan. Namun, upaya tersebut tidak sempat dilakukan sehingga pemeriksaan tetap menggunakan sampel asli yang hasilnya menunjukkan positif narkotika.

Pihak kepolisian kini masih mendalami jaringan yang diduga berada di balik penyelundupan tersebut. Penyidik menelusuri kemungkinan adanya sindikat internasional yang memanfaatkan jalur penerbangan dan fasilitas khusus awak kabin maupun pilot untuk meloloskan narkotika ke berbagai negara.

Sementara itu, Malaysia Airlines menyatakan akan bekerja sama sepenuhnya dengan otoritas Indonesia selama proses hukum berlangsung. Maskapai tersebut juga menegaskan memiliki kebijakan tanpa toleransi terhadap segala bentuk pelanggaran dan telah memulai investigasi internal atas kasus yang melibatkan salah satu pilotnya.
Baca Juga
• Kasus Dugaan Korupsi Nadiem Makarim: Proyek Chromebook Rp9,3–9,9 Triliun Diselidiki Kejagung
• Terlibat Kasus Korupsi Timah Eks Dirjen ESDM Dituntut 8 Tahun Penjara
• Ramai Dukungan “Justice for Tom Lembong” di Publik, Warganet Soroti Vonis Tipikor
• Tahan Ijazah Dan Potong Gaji Karyawan karena Salat Jumat, DPR Minta Pemerintah Tindak Segera UD Sent
• Polres Jakpus Ungkap Motif Dokter Rekam Mahasiswi Mandi di Cempaka Putih
#PilotMalaysia #MalaysiaAirlines #Narkoba #PenyelundupanNarkoba #BareskrimPolri #BandaraSoekarnoHatt
Ide Times adalah Portal Media Online yang menyajikan Berita Terkini dan Terbaru seputar Informasi, News Update, Politik, Ekonomi, Humaniora dan Gaya Hidup.